Masjid Raya Baiturrahman
Museum Sejarah Jakarta memiliki banyak koleksi yang berkaitan dengan sejarah Jakarta. Dalam tulisan ini dipilih sebuah prasasti yang ditempatkan pada halaman belakang museum. Prasasti ini ditempelkan pada sebuah dinding di halaman belakang museum. Prasasti ini memiliki keistimewaan karena ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Belanda dan Jawa Kuna. Untuk lebih jelasnya silakan unduh file berikut ini
Kompleks Candi Prambanan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia
oleh UNESCO World Heritage Committee pada tahun 1991 dengan nomor
C.593.
Di dalam Kompleks Candi Prambanan terdapat beberapa candi, yaitu:
Candi Prambanan atau Loro Jonggrang
Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia
yang terletak di sebelah timur Sungai Opak. Kompleks Candi Prambanan
terdiri dari 16 candi di halaman utama dan 224 candi perwara yang
didedikasikan bagi Siva sebagai dewa tertinggi, Brahma, dan Visnu. Candi
Keluarga Besar Direktorat Tinggalan Purbakala Turut Berduka Cita atas Berpulangnya Ibu Dirjen Sejarah dan Purbakala, Semoga diterima Disisi Tuhan Yang Maha Esa
Gunung Penanggungan (1653 mdpl) yang terletak antara Surabaya dan Malang,
dianggap sebagai gunung yang sakral selama periode kerajaan-kerajaan kuna di Jawa Timur.
Menurut mitologi Jawa Kuna dalam Tantu Panggelaran, para Dewa terbang mengangkat
Gunung Mahameru dari India ke Jawa, dan ketika delapan puncaknya jatuh ke bumi mereka
membentuk Gunung Penanggungan, dan sisa gunung tersebut membentuk Gunung Semeru
(Kinney, 2003:51). Untuk selengkapnya dapat diunduh pada file berikut ini
Nenek moyang Bangsa Indonesia memiliki kearifan mengenai ajaran budi pekerti melalui relief cerita. Kompleks Candi Panataran memiliki banyak relief cerita yang mengandung pembelajaran, beberapa diantaranya dituangkan melalui cerita hewan atau yang disebut juga Tantri Kamandaka. Untuk lebih lengkapnya file dapat diunduh pada link berikut ini
Candi Panataran merupakan salah satu kompleks candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang terdapat di Jawa Timur. Kompleks Candi Panataran terletak di lereng barat daya Gunung Kelud pada ketinggian 450 meter di atas permukaan air laut, tepatnya di Desa Panataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Lokasi ini mudah untuk diakses karena terletak di dekat jalan menuju Makam Proklamator Republik Indonesia, Bung Karno.
Untuk lebih lengkap file dapat diunduh pada link berikut ini
Pada abad ±7 Masehi di pedalaman Jawa Tengah yang terletak antara sungai-sungai besar
seperti Sungai Progo, Sungai Bogowonto, Sungai Elo, dan Bengawan Solo, telah berkembang kerajaankerajaan
agraris yang bernafaskan agama Hindu dan Buddha. Informasi-informasi mengenai kerajaankerajaan
tersebut diketahui berdasarkan tinggalan teks tertulis yang berupa prasasti-prasasti¹, yang
hampir semuanya menuliskan mengenai Keluarga atau Wangsa Sailendra yang berkuasa disana, yaitu;
Data Rekapitulasi Registrasi Peninggalan Purbakala, Direktorat Peninggalan Purbakala per Juli 2011 dapat diunduh pada file berikut ini