WAYANG, Wayang berarti bayang-bayang. Namun, pada perkembangannya wayang diartikan sebagai cerita berlatar agama Hindu, khususnya Mahabarata dan Ramayana dari India sebagai model. Wayang diwujudkan dalam berbagai macam bentuk, mulai dari sandiwara hingga permainan boneka.
Boneka yang terbuat dari kulit tipis dinamakan wayang kulit, sedangkan yang terbuat dari kayu secara tiga dimensi disebut wayang krucil. Wayang krucil dari segi penampilan mirip dengan wayang kulit. Seluruh badan boneka digambarkan menyamping dengan memperlihatkan seluruh unsur tubuh. Unsur yang dapat digerakkan hanya bagian tangan. Salah satu atau dua-duanya. Kedua wayang ini dimainkan dari balik layar dengan bantuan penerangan.
Wayang golek adalah bentuk lain dari permainan wayang; unsur bayang-bayang tidak dominan lagi karena dimainkan pada tempat terbuka. Badan wayang golek dibuat mirip boneka; pada umumnya secara tiga dimensi tetapi tanpa kaki. Badan, kepala, dan tangannya dapat digerakkan untuk menghasilkan lebih banyak variasi gerak. Dari bagian pinggang ke bawah umumnya ditutup kain.
Baik wayang kulit, wayang krucil,maupun wayang golek memiliki tangkai panjang berujung runcing sebagai gagang. Selain untuk dipegang tangkai ini dapat ditancapkan pada media lunak ?biasanya batang pisang? yang menjadi alasnya.
Satu jenis wayang yang tidak menggunakan boneka ialah wayang beber. Bentuknya berupa gulungan kain yang diberi gambar tokoh-tokoh wayang. Adegannya diurut menurut jalannya cerita sehingga menyerupai komik. Dalang yang membawakan cerita menunjuk tokoh-tokoh pada gambar sambil menggulung layar sesuai jalannya cerita.
Sandiwara atau sendratari wayang yang diperankan langsung oleh orang disebut wayang orang.