ALAT

Artefak atau ekofak yang digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Alat dapat terbuat dari bahan-bahan organik maupun anorganik. (Lihat: Artefak, Ekofak, dan Perkakas).
Diantara jenis-jenis alat dapat disebutkan, misalnya:
Alat bunyi-bunyian, semua alat yang dapat menghasilkan bunyi. Alat bunyi-bunyian tidak harus berupa alat musik. Kentongan atau kerincingan misalnya, tidak dibuat sebagai alat musik seperti halnya terompet, piano, atau rebab karena tidak dapat menghasilkan nada-nada yang berbeda.
Alat musik, alat bunyi-bunyian yang dapat menghasilkan nada dan irama. Berdasarkan penggunaannya, alat musik dibedakan atas alat pukul (tambur atau kolintang), alat tiup (suling atau terompet), alat gesek (biola atau rebab), alat goyang (angklung), dan alat petik (gitar atau kecapi). Perbedaan nada pada gitar misalnya, dihasilkan melalui perbedaan ukuran panjang atau ketebalan dawai.
Alat ukur, semua alat yang digunakan untuk mengetahui nilai berat, dimensi, kadar, tekanan, lentur, kecepatan, waktu, volume, dan jenis ukuran lainnya.
Alat transportasi, alat atau kendaraan yang digunakan untuk memindahkan barang atau manusia dari suatu tempat ke tempat lain. Keranjang pikul, kereta dorong, mobil, sepeda, atau pesawat terbang adalah contoh alat transportasi.
Alat pertukangan, semua alat yang digunakan misalnya untuk membuat peralatan, bangunan, atau perabot, dapat berupa alat pukul (palu), alat untuk menyambung (las), alat untuk melubangi (bor), alat memotong (gergaji), alat untuk memahat dan mengukir (pahat), alat mengikat (tali), dsb.

 

Gambar: 
Gambar